fajar hadir antara malam dan siangku
aku berlalu tanpa mengucap salam.
melewati siang dengan angkuhnya
berlalu tanpa sapa, tanpa kata, hingga tiba senja
aku rindu..
dalam isya aku rindu.
aku rindu seperti gurun yang merindukan sungai
seperti sungai yang merindukan laut
seperti laut yang merindukan biru
seperti biru yang dirindukan pelangi
seperti pelangi yang dirindukan hujan
seperti hujan yang dirindukan rumput
seperti rumput yang dirindukan halaman belakang
tanganku. jariku.
darahku. jantungku.
hatiku. ayahku.
ibuku. langkahku.
napasku. sepatuku.
payungku. penglihatanku.
temanku. senangku
dukaku. hujanku.
gelapku. kekasihku.
TUHANKU.
karena aku percaya…
saat aku menuju-Mu dengan tertatih..
Kau akan menyambutku dengan berlari.
Explaining my God-Me complicated relationship.
I don’t believe that everyone deserves a second chance. I believe everyone deserves a thousand chance. And for every thousand chance I give, I let myself hurt another thousand more.
I’m in a moment person. I give 110% when my heart says so without thinking twice.
You can’t just walk into someone else’s life and then just walk away. That’s not how life’s work. And some people didn’t know how to say goodbye in a proper way like the way they say hello.
I still found myself sailing. This thunder and hurricane rips and cause my ship wrecks. But that’s what makes a sailor tougher.